Diceritakan Gus Jazil, pada zaman nabi dan sahabat, Alquran tidak dibukukan, namun dihafalkan. Baru ketika banyak para penjaga Alquran terbunuh, kemudian Alquran dibukukan. ”Alquran pada masanya itu dihafal, bukan ditulis. Yang ditulis itu mushaf Alquran pada masa Sahabat Usman, tapi dikumpulkan pada masa Umar Bin Khattab,” katanya.